Rabu, 05 Agustus 2015

PERKEMBANGAN GRAFIK DESIGN DI INDONESIA

Wedha Abdul Rasyid

                Wedha Abdul Rasyid adalah seorang Bapak Illustrator Indonesia. Karyanya yang paling terkenal adalah dengan menghadirkan bentuk visual dari Lupus (sebuah novel yang sangat terkenal pada tahun 1980-1990an yang diadaptasi menjadi sebuah novel dari cerita pendek). Bapak Wedha ini juga merupakan seorang illustrator pada majalah remaja Hai. Kontribusinya dalam bidang illustrasi dan seni rupa sangat banyak sehingga beliau sangat di’tua’-kan dalam hal illustrasi.
                 Profesinya sebagai illustrator sudah dikerjakan Wedha sejak tahun 1970-an. Pada tahun 1977, ia bergabung dengan majalah Hai, dan banyak membuat ilustrasi terutama pada karya-karya fiksi Arswendo Atmowiloto dan Hilman. Di majalah itulah, Wedha mengerjakan potret para tokoh dunia dari segala latar belakang. Misalnya seoarang tokoh politik, musisi, seniman, sampai tokoh-tokoh fiktif.
                Pada tahun 1990, Wedha memulai gaya baru untuk pengaplikasian ilustrasi gambar wajah. Hal ini menurutnya dikarenakan penurunan daya penglihatannya karena usia yang telah mencapai 40 tahun sehingga ia sulit menggambar wajah dalam bentuk realistis dan detail. Beliau kemudian mencoba ilustrasi dengan bergaya kubisme. Gaya ini kemudian tumbuh dan semakin populer sebagai bagian dari gaya pop art bahkan hingga sampai saat ini.Ia menyebut gaya aliran ilustrasi ini adalah Wedha’s Pop Art Potrait (WPAP), bahkan ada yang menyebutnya sebagai aliran Wedhaism.
                Wedha memiliki bentuk dan tekhnik yang khas. Beliau menggambarkan wajah para tokoh dengan menusunnya dalam mosaik warna yang dipecah menurut faset-fasetnya. Tekhniknya lebih menggabungkan ragam warna yang harmonis, sehingga membentuk tokoh yang digambarkan. Meski hasil karyanya tidak detail, namun mampu mewakili karakter wajah dengan sangat baik.
                Anda akan dapat mengenali wajah-wajah mendunia, seperti Mick Jagger, Jimmy Hendrix, Jim Morrison, The Beatles, Elvis Presley, Sting, Bono, Queen. Ada juga tokoh-tokoh politikus seperti, JFK, Bung Karno, Indira Gandhi, Benazir Buttho, Fidel Castro, Ahmadinejad. Ada pula potret Rendra, Slank, Jakob Oetama, John Lenon sampai Andy Warhol.  
               
Contoh berbagai macam jenis ilustrasi pop art yang menggunakan teknik WPAP:
 
Andy Warhol

James Dean
Pearl Jam

Shakira

Sting
The Beatles

The Beatles

wedha abdul rasyid pop art


Selasa, 04 Agustus 2015

CARA MEMASANG LAGU DI BLOG "PILIH SENDIRI"

Cara Memasang Musik di Blog ini saya sajikan khusus sesuai keinginan pemiliknya / Lagu Pilih Sendiri , 
berikut ini Cara Memasang Musik di Blog (Lagu Pilih Sendiri) :
1. Anda harus pergi ke alamat http://www.divine-music.info/ dan jika ingin tutorial blog yang keren,
2. Setelah itu anda tinggal memilih nama band yang anda suka , contoh "planet ajaib" akan memilih "Bruno Mars"
3. Setelah itu pilihlah salah satu judul lagu yang anda suka.
4. Kemudian , Copy dan Paste kode yang telah disediakan
 
5. Lalu letakan kode yang telah di copas di Dasbor Blogger > Tata Letak > Tambahkan Gadget
6. Simpan / Save dan lihat hasilnya
Demikianlah postingan kali ini tentang Cara Memasang Musik di Blog (Lagu Pilih Sendiri) , semoga postingan ini bisa dimengerti dan bermanfaat , Wassalamulaikum.

PEMBUAT ALIRAN WPAP



Wedha Abdul Rasyid: Pembuat Aliran WPAP (Wedha’s Pop Art Potrait)


Buat kamu yang pernah muda di era tahun 1980 dan 1990-an pasti kenal dengan yang namanya Lupus, tokoh fiksi karangan Hilman Hariwijaya, salah seorang penulis ternama pada masa itu. Pada awal kemunculannya, lupus adalah sebuah cerpen yang ditulis Hilman untuk majalah Hai di tahun 1986.
Cerpen Lupus ternyata mendapat respons yang sangat bagus di kalangan remaja karena ceritanya yang lucu dengan karakter-karakter yang unik. Lupus kemudian dijadikan novel yang membuatnya terkenal hingga ke seantero Indonesia bahkan sampai dengan saat ini.
Membahas tentang Lupus, rasanya tidak afdhol kalau tidak memperkenalkan sang illustrator yang telah menghadirkan Lupus secara visual ke pembaca. Beliau adalah Wedha Abdul Rasyid, seorang illustrator di majalah remaja  Hai yang juga sering disebut-sebut sebagai Bapak Illustrator Indonesia karena kontribusi dan karya-karyanya di bidang illustrasi dan seni rupa.
Profesi sebagai illustrator sudah dikerjakan Wedha yang malang melintang di media cetak sejak tahun 1970-an. Mulai 1977, ketika bergabung dengan majalah Hai, ia banyak membuat ilustrasi terutama karya-karya fiksi Arswendo Atmowiloto dan Hilman dengan Lupus-nya yang fenomenal. Di majalah itulah Wedha mengerjakan potret para tokoh dunia dari segala latar belakang: tokoh politik, musisi, seniman, sampai tokoh-tokoh fiktif.
Pada tahun 1990, Wedha kemudian memulai style baru untuk illustrasi gambar wajah. Hal ini menurutnya dikarenakan penurunan daya penglihatan karena usia yang telah mencapai 40 tahun sehingga ia sulit menggambar wajah dalam bentuk yang realistis dan detail. Wedha kemudian mencoba illustrasi bergaya kubisme untuk gambarnya. Gaya ini kemudian tumbuh dan semakin populer sebagai bagian dari gaya popart bahkan hingga dengan saat ini. Gaya illustrasi ini disebut Wedha’s Pop Art Potrait (WPAP), bahkan ada yang menyebutnya sebagai aliran Wedhaism.
Lihat karya-karya Wedha. Bentuk dan tekniknya khas, ia gambarkan wajah para tokoh itu disusun dalam mosaik warna yang dipecah menurut faset-fasetnya. Bukan dalam pengertian kubisme, tapi lebih menggabungkan ragam warna yang harmonis sehingga membentuk tokoh yang digambarkan. Meski karyanya tidak detail, namun mampu mewakili karakter wajah dengan sangat baik.
Anda akan dapat mengenali wajah-wajah mendunia, seperti Mick Jagger, Jimmy Hendrix, Jim Morrison, The Beatles, Elvis Presley, Sting, Bono, Queen, sampai tokoh politikus sebut saja JFK, Bung Karno, Indira Gandhi, Benazir Buttho, Fidel Castro, Ahmadinejad. Juga potret Rendra, Slank, Jakob Oetama, John Lennon sampai Andy Warhol. Setelah 30 tahun berkiprah dalam dunia ilustrasi Wedha mengakhiri masa kerjanya di Kompas Gramedia.
Sumber: dgi Indonesia, DesainStudio

MENGUASAI TEKNIK WPAP DALAM SEKEJAP

Menguasai Teknik WPAP Dalam Sekejap



WPAP (Wedha’s Pop Art Potrait) atau Pop Art nya Pak Weda adalah Teknik ilustrasi portrait (potret) pop art dengan dominasi bidang - bidang datar yang dibentuk oleh garis - garis imaginer seperti segitiga, kotak, jajar genjang, trapesium, belah ketupat, persegi, dll yang kaya warna pada depan, tengah, belakang sehingga membentuk dimensi. Tidak ada batasan untuk Teknik WPAP karena Teknik ini adalah Teknik tracing kreatif dan cenderung permainan pola yang imaginatif.
WPAP ditemukan dan dikembangkan oleh Bapak Wedha Abdul Rasyid, seorang illustrator profesional dari Indonesia yang juga sering disebut-sebut sebagai Bapak Illustrator Indonesia karena kontribusi dan berbagai karya di bidang illustrasi dan seni rupa.
wedha WPAP
Gambar : Pak Weda
Beriku ini contoh - contoh karya WPAP beliau :
karya wpap
Gambar : WPAP tokoh mulai dari Beckham hingga Obama, bahkan Tukul Arwana

Wah Keren! Bagaimana cara bikin WPAP?

ok, atas permintaan teman saya juga yang ada di Purworejo, berikut saya berikan Tutorial secara mendasar dan garis besar cara membuat WPAP di Coreldraw agar bisa anda kuasai dalam sekejap :
1. Buka aplikasi coreldraw, Bisa menggunakan Versi berapapun. Cuma disini saya menggunakan Corel X7 agar lebih update.
2. Masukkan tokoh / object yang akan kita pop art portrait (WPAP). Disini bisa juga pakai foto anda, keluarga, istri, anak, ponakan, mantan, dll. Sebagai contoh saya akan membuat WPAP salah satu tokoh idola saya. "Minta ijin pakai fotonya ya bu Risma, buat sharing / pembelajaran ilmu desain grafis WPAP". "Oh iya nak, silahkan" :
wpap risma
Gambar : Bu Risma
3. Kunci dari pembuatan WPAP adalah anda harus bisa / terbiasa menggunakan Pen Tool untuk membuat polanya adalah intinya kotak bersudut serta permainan warna. Bagi yang senang tracing object tentu tidak akan kesulitan. Apa itu Tracing? sudah ada tutorialnya, silahkan Teknik Tracing. Berikut ini tips dan trik WPAP

Penjelasan dalam hal Tracing di WPAP?

Seperti yang dijelaskan di atas, tidak ada batasan tentang garis - garis imaginer yang dibuat, ciri khas wpap adalah garis - garis asimetris, kotak dan bersudut lancip yang membentuk dimensi dan pola wajah object.

Penjelasan dalam hal Pemilihan Warna di WPAP?

Keindahan Teknik Wpap terletak juga pada pemilihan warna yang baik, untuk membentuk dimensi wajah seseorang perlu adanya penekanan pada warna cerah (muda) - gelap (tua). Tipsnya adalah ikuti aturan main dari pencahayaan asli di gambar, misal pada bagian yang terang maka gunakan warna - warna terang (muda) misal kuning, hijau muda, pink, biru muda, dll. Sedangkan untuk bagian yang pencahayaannya gelap maka berikan warna yang berkarakter gelap pula misal hitam, biru, merah tua, coklat, hijau tua, ungu.
4. Buat object garis lurus dan berkotak pada object, pertama - tama saya contohkan membuat area bibirnya.
Untuk membuatnya langkahnya adalah kita transparasi dulu gambarnya agar kelihatan sedikit transparan sehingga bangun yang kita buat dengan Pen Tool mudah untuk dilihat. (ikuti langkah 1. Klik Transparency Tool, 2. Klik Uniform Transperency, 3. Klik besaran nilai transparency , disini saya memakai 55 (nilai ini tidak mengikat, tergantung kebutuhan anda).
wpap risma
Nah lihat area bibir, mata, alis. Bikin bangun segi berapapun serta kotak - kotak yang banyak namun tetap mengikuti alur wajah, ikuti pencahayaan dan karakteristik object. misal object memiliki guratan atau cekungan maka buat seolah kotak tersebut berdimensi pada alur guratan foto.
Intinya coba dan coba, jangan segan menghapus jika memang bangun yang anda buat tidak pas dengan feeling anda. terus mencoba hingga sesuai dengan keinginan. Sering - sering ber eksperiment untuk menghasilkan sketsa wpap yang pas.
Tips mengendalikan kotak - kotaknya : Tekan kotak / bangun lalu gunakan perintah di bawah ini
a) Ctrl + Page Up = untuk menaikkan 1 tingkat (layer) - send to forward
b) Ctrl + Page Down = untuk menurunkan 1 tingkat (layer) - send to backward
c) Shift + Page Up = untuk menaikkan ke layer paling atas / depan (Send To Front)
d) Shift + Page Down = untuk menurunkan ke layer paling bawah / belakang (Send To Back)
Karena ini disain kreatif jadi tidak ada pakem / aturan yang mengikat. Tergantung imajinasi dan feeling anda, yang penting detil dari object jangan sampai hilang. Contoh : Bagian Bibir, Mata, Bentuk Wajah, Hidung, Kerutan, dll. usahakan tetap mencerminkan object yang diedit. Set.. Set.. Set.. 30 Menit kemudian... Jadilah seperti ini :
wpap portrait
Jika sudah selesai silahkan seleksi semuanya lalu tekan tanda (klik kanan) X di color pallete untuk menghilangkan outline pada garis.
5. Tambahkan Background dan beri pernak pernik untuk memperbagus WPAP nya.
wpap tutorial risma edition
Gambar : Hasil Tracing WPAP
Demikian tutorial cara cepat belajar WPAP dengan model tokoh walikota Surabaya yaitu Ibu Risma, semoga bermanfaat bagi para pengunjung ilmugrafis dimanapun anda berada. Terima kasih, semoga bermanfaat.

APA ITU WPAP DAN SEJARAH SINGKAT WPAP

Apa Itu WPAP dan Sejarah Singkat

Apa Itu WPAP wedha's Pop Art Potrait
WPAP merupakan singkatan dari Wedha's Pop Art Potrait adalah gaya seni pop art yang dipopulerkan oleh Wedha Abdul Rasyid yang sekaligus pembuat aliran ini. WPAP dahulu bernama FMB ( Foto Marak Berkotak ). Secara teknik, WPAP mempunyai ciri khas tertentu dalam penggambaran objek, dimana dalam WPAP anda akan menemukan bidang berkotak-kotak dan penuh dengan warna-warni antar bidang tanpa menghilangkan karakter objek atau model yang digambar. Dalam WPAP anda pasti tidak akan menemukan bidang-bidang lengkung sebab itulah WPAP mempunyai ciri khas tertentu yang membuat WPAP mempunyai keunikan tersendiri dalam segi teknik pembuatan.

Sejarah Singkat WPAP

Dimulai sekitar tahun 1990-1991 berawal dari kegelisahan menggambar sosok manusia yang realis karena seiring bertambahnya usia. Menurut Wedha, gambar sosok manusia realis mempunyai tingkat kesulitan paling tinggi di tambah dengan faktor memilih, mencampur warna menjadi hal yang menyulitkan. Kemiripan warna kulit manusia, kehalusan goresan, menjadi sesuatu yang mahal bagi Wedha. 

Dari kegelisahaan itulah, Wedha mulai memikirkan cara melukis sosok manusia dengan cara yang lebih mudah dengan mengutak atik titik, garis dan bidang. Berawal dari situ mulailah Wedha membayangkan gambar sosok manusia sebagai kumpulan bidang-bidang datar yang dibentuk oleh garis-garis imajiner.
Sebelum menemukan cara membuat seperti sekarang ini dimana teknologi sangat membantu mempermudah dalam pembuatan WPAP Wedha harus melalui proses yang begitu panjang dari membuat WPAP dengan manual sampai ke digital pada era sekarang ini.

Berikut ini adalah proses WPAP yang dilalui pak Wedha Abdul Rasyid Dari Masa Ke masa

Sejarah WPAP 1

Sejarah WPAP 3












Sejarah WPAP 4

Demikianlah sedikit tentang apa itu wpap dan sejarah singkat wpap yang dirujuk dari berbagai sumber. Semoga bermanfaat.